Tepat pada 5 Oktober 2017, Aksi Kamisan akan diadakan bersamaan dengan 72 tahun lembaga militer berdiri & kini disebut dengan istilah #HariTNI.

Marak perbincangan seputar Panglima TNI yg berpolitik, mengingatkan sejarah kelam dwi fungsi militer yg berkat semangat reformasi diperjuangkan untuk dihapus.

Berpolitik atau tidaknya Jenderal Gatot dan jajaran perlu bersama kita siasati, tapi yg terpenting kita jangan sampai lupa bahwa mereka berandil dalam banyak kekerasan terhadap kemanusiaan anak bangsanya sendiri. Sebut apa kasus pelanggaran HAM di Negara ini, kita tak bisa tidak menyertakan peran militer di dalamnya.

Keprofesionalan TNI untuk menjadi kuat sebagai angkatan perang & bersenjata cukuplah di barak latihan medan laga perjuangan. Jangan mengklaim bahwa bersama kita mereka kuat padahal mereka masih sering ada di garda terdepan tindakan represi terhadap warga, berdiri di baris depan disokong dana oleh para cukong membentengi pembangunan tak berkemanusiaan merampas lahan penghidupan rakyat.

Geram dengan kondisi TNI hari ini?

Mari lawan & suarakan pentingnya Pengadilan HAM bagi siapapun unsur TNI dibalik pelanggaran HAM berat di
#AksiKamisan508
5 Oktober 2017
16.00 – 17.00 WIB
Depan Istana Presiden, DKI Jakarta

“Berlatih di Barak, TNI KUAT!”
“Prajurit Sejati, Berani ke Pengadilan HAM!!!”

#AksiKamisan #AkuKamisan #HidupKorban #JanganDiam #Lawan #MenolakLupa #MelawanImpunitas #HariTNI #HUTTNI72

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *