Dokumentasi Aksi Kamisan ke-512, pada tanggal 2 November 2017 dihadiri sekitar 50 orang, diantaranya yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban 1965, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, Youth Proactive, Imparsial, Jaringan Gusdurian, karyawan swasta, mahasiswa Atma Jaya, mahasiswa IKJ, mahasiswa UNJ, mahasiswa Unpad, mahasiswa UIN, mahasiswa UMN, mahasiswa Untar, mahasiswa Esa Unggul, mahasiswa Uhamka, mahasiswa Bina…

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-511 pada tanggal 26 Oktober 2017 dihadiri 57 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, keluarga korban 13-15 Mei 1998, korban 1965, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, Amnesty International, sineas film dokumenter, Jaringan Gusdurian, sahabat Aksi Kamisan Kaltim, alumni Sehama dari Ternate; Gedor, PN '98, Taliabu, mahasiswa IKJ, mahasiswa Bakri, mahasiswa Budi Luhur, mahasiswa…

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-510 pada tanggal 19 Oktober 2017 dihadiri sekitar 50 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban 1965, korban penggusuran, Korban Tanjung Priok, korban 27 Juli, Kontras, LBH Jakarta, Arus Pelangi, Youth Proactive, sineas film dokumenter, SEMAR UI, Ciliwung Merdeka, Gema Demokrasi, YLBHI, Purple Code, AJI, Sebumi, Aliansi Mobil Tangki, PPRI, Pembebasan, Warga…

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-508 pada tanggal 12 Oktober 2017 dihadiri 45 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban 1965, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, KBUI, sineas film dokumenter, Amnesty International, Semar UI, warga Papua, Taliabu, mahasiswa Atma Jaya, mahasiswa IKJ, mahasiswa UPN, mahasiswa Atvi, siswa SMAN 41 dan siswa SMA GIKI, KOMPAK

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-508 pada tanggal 5 Oktober 2017 dihadiri sekitar 80 orang, diantaranya: 1. Keluarga korban Semanggi I 2. Keluarga korban kekerasan 13-15 Mei 1998 3. Korban 1965/1966 4. Korban penggusuran 5. Korban Tanjung Priok 6. Kontras 7. LBH Jakarta 8. Youth Proactive 9. SEMAR UI 10. Sineas film dokumenter 11. Ofstream 12. KKPK…

Tepat pada 5 Oktober 2017, Aksi Kamisan akan diadakan bersamaan dengan 72 tahun lembaga militer berdiri & kini disebut dengan istilah #HariTNI. Marak perbincangan seputar Panglima TNI yg berpolitik, mengingatkan sejarah kelam dwi fungsi militer yg berkat semangat reformasi diperjuangkan untuk dihapus. Berpolitik atau tidaknya Jenderal Gatot dan jajaran perlu bersama kita siasati, tapi yg…