SEJUMLAH aktivis mengikuti kegiatan Kamisan ke 174 di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis 19 Januari 2017. Aksi dalam rangka memperingati Sepuluh Tahun Aksi Kamisan, dilakukan serentak di lima kota yaitu Bandung, Jakarta, Malang, Yogyakarta, dan Surabaya. FOTO: ADE BAYU INDRA Sumber: Pikiran Rakyat

The call is getting louder. The government may choose to remain silent or try and bury the issue with more empty promises. But there is no stopping the demand for justice and truth for past human rights abuse cases related to 1965 and other tragedies that have taken the lives of thousands in the country.…

10 tahun silam, 18 Januari 2007, keluarga korban pelanggaran HAM yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) memulai aksi diam, Aksi Kamisan, setiap Kamis sore di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka berdiri sambil memegang payung hitam, menuntut negara menyelesaikan kasus Pelanggaran HAM masa lalu. 10 tahun kemudian, mereka masih berdiri, masih dengan payung…

Komunitas Kelompok Anak Rakyat (Lokra) menampilkan aksi teatrikal dalam kamisan ke-174 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/1/2017). Aksi kamisan serentak ini dilakukan di beberapa Kota seperti Jakarta, Malang, Surabaya dan Yogyakarta dalam rangka 10 Tahun Aksi Kamisan. PHOTO’S SPEAK/Asep Solihin

Lebih dari 50 aktivis, mahasiswa, dan seniman di Kota Bandung menggelar aksi Kamisan ke-174 di depan Gedung Sate, Bandung, Kamis, (19/01/2017). Aksi ini bagian dari aksi kamisan serentak di berbagai kota seperti Jakarta, Malang, Surabaya, dan Yogyakarta dalam rangka 10 Tahun Aksi Kamisan. Aksi Kamisan di Kota Bandung digelar dengan beragam pertunjukkan seni dan orasi…

Hari ini genap 10 tahun Darmiyanto (80) mengikuti aksi Kamisan. Setiap Kamis, dengan kaos dan payung hitam, korban peristiwa 1965 ini berdiri diam menatap Istana Negara. “Saya hanya menuntut hak saya kembali. Saya dipecat dan gaji saya tidak dibayarkan,” kata Darmiyanto kepada Rappler, Kamis 19 Januari 2017. Mantan guru Sekolah Dasar ini masih mengingat hari…

"Kami sepakati bersama antara jaksa dan Komnas HAM. Hasilnya sama, kalaupun dipaksakan, hasilnya tidak akan maksimal." Hari ini adalah Kamis Hitam. Seorang perempuan sepuh berambut perak; Maria Catarina Sumarsih, seperti biasa, mengenakan busana hitam dengan payung berwarna serupa. Ia lalu berdiri, menghadap gedung megah bercat putih; Istana Negara. Hari ini adalah Kamis Hitam yang ke…

Bagaimana mungkin kau padamkan api yang nyalanya di dalam hati? Bahkan jika kami mati, belum tentu api itu. Bisa jadi abadi. #10thaksikamisan Bagaimana mungkin kau padamkan api yang nyalanya di dalam hati? Bahkan jika kami mati, belum tentu api itu. Bisa jadi abadi. #10thaksikamisan #kamisan #thursdayprotest A photo posted by angga miga pramono (@pagimiga) on…

Lebih dari seratus orang, sebagian besar berbusana hitam, memenuhi sebuah sudut di luar Taman Monas, persis di seberang Istana Presiden, Jakarta, Kamis (19/1) sore. "Ini Kamis yang bersejarah," kata Suciwati, janda mendiang Munir, pejuang HAM yang dibunuh secara misterius, 13 tahun lalu. "Ini tahun ke-10, Kamis ke-477, sekaligus ke-477 kalinya kita lakukan aksi di depan…

Sekitar 80-100 orang berpakaian serba hitam menggelar Aksi Kamisan pada Kamis, 19 Januari 2017. Sebagian mereka membawa payung hitam bertuliskan bermacam-macam kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. "Tuntaskan tragedi Trisakti, Semanggi I-II," begitu diantara tulisan di payung. Saban Kamis sore, aktivis dan keluarga korban pelanggaran HAM menggelar Aksi Kamisan di seberang Istana Medeka, Jakarta Pusat.…