Dokumentasi Aksi Kamisan ke-460, pada tanggal 22 September 2016 dihadiri 43 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, keluarga korban 13-15 Mei '98, keluarga korban Tanjung Priok, korban '65, korban 27 Juli, Kontras, LBH Jakarta, jaringan Gema Demokrasi, warga Manggadua, sineas film dokumenter, mahasiswa dari Yogyakarta, dan mahasiswa Atma Jaya.Foto oleh Bedjo Untung/Aksi Kamisan.

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-459 pada tanggal 15 September 2016 dihadiri 44 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, keluarga korban 13-15 Mei '98, korban '65, korban 27 Juli, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, KKPK, LBH Pers, Sebumi (teatrikal), ODOS, warga Manggadua, Safenet, Gema Demokrasi, dan siswa dari SMA Kanisius.

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-458 untuk Peringatan 12 Tahun Munir pada tanggal 8 September 2016 dihadiri 97 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban '65, korban 27 Juli, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, Omah Munir, PWAG, IKA, ODOS, KKPK, Proteksi Internasional, SImponi, alumni Sehama, alumni & mahasiswa Atma Jaya, mahasiswa STF Driyarkara, mahasiswa UBK, mahasiswa UIN,…

Dokumentasi Aksi Kamisan ke-457 pada tanggal 1 September 2016 dihadiri 39 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban '65, korban penggusuran, korban 27 Juli, Kontras, LBH Jakarta, alumni Sehama, sineas, mahasiswa STF Driyarkara, mahasiswa UI, mahasiswa IPB, mahasiswa UMN, dan siswa SMA Kanisius Jakarta.  Foto oleh Sigid Kurniawan (ANTARA). 

Aksi Kamisan ke-456 pada tanggal 25 Agustus 2016 dihadiri 40 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban '65, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, AJAR, Mahkamah Internasional, warga Biak- Papua, warga Manggadua, alumni & mahasiswa Atma Jaya, alumni Sehama, mahasiswa STF Driyarkara, mahasiswa univ. Sugiyopranoto Semarang, dan siswa SMA Kanisius Jakarta.

Aksi Kamisan ke-426 pada tanggal 14 Januari 2016 dihadiri 1 (satu) orang yaitu korban '65. Hari itu dari sekitar jam 10.40 radio Sonora memberitakan ada ledakan bom dan baku tembak di Sarinah dekat Starbak. Keamanan kota Jakarta dinyatakan siaga I dan Istana Negara disterilkan.