Memperingati #10thAksiKamisan , masih ingat betul ketika pertama kali ikut kamisan di peringatan 8th Kamisan. Ketika kata2 hidup korban, lawan, hapus impuitas diteriakan, ketika do'a2 dilantunkan dengan lantang "semoga tidak lama lagi kita berdiri disini dalam damai bukan untuk memperjuangkan keadilan, tp untuk merayakan keadilan" dan kita masih tetap harus menunggu, menungggu untuk merayakan keadilan, menyemangati diri dengan harapan "tidak lama lagi, semoga tidak lama lagi". Sudah tahun ke 10, sudah kamis ke 477 untuk mengingatkan para pemimpin. Harus sampai tahun keberapa? Kamis ke berapa? Pemimpin ke berapa? Mereka mati, mereka hilang, mereka tua, mereka sakit, tp mereka tidak akan terhenti, karena mereka berlipat ganda, dan akan terus ada. Semoga nawacita bpk Jokowi bisa terlaksana tahun ini, agar nawacita tidak hanya menjadi nawacita, tetapi terwujud dengan dituntaskannya kasus2 pelanggaran HAM masa lalu. Karena selama kita masih terepenjara oleh masa lalu, kita tidak akan pernah memenangkan masa depan. Perdamaian tanpa keadilan hanyalah ilusi.

A video posted by devi eriska (@devieriska) on

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *