Belasan gabungan pemuda menggelar aksi diam diri di depan pintu masuk menuju Kantor Pemkab Karawang, Kamis (5/1) sore. Aksi yang diberi nama ‘kamisan’ ini sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat tentang rawannya kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM) menimpa semua orang.

“Aksi kamisan ini baru pertama kali ada di Karawang. Untuk tahap awal kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang apa itu HAM,” ujar koordinator aksi, Ravindra, kepada RMOLJabar, di sela-sela aksi.

Ravindra mengatakan, mayoritas masyarakat saat ini masih nenganggap HAM adalah hal yang biasa, bahkan cenderung tidak tahu bahwa kejahatan HAM sangat dekat dengan kehidupan. Itu terjadi karena kejahatan HAM masih menimpa orang lain dan belum menimpa diri sendiri.

“Aksi ini akan terus kita laksanakan setiap hari kamis,” ungkapnya.

Bukan hanya di tingkat nasional, kejahatan HAM menurutnya juga sangat rawan bahkan sudah terjadi di Kabupaten Karawang. Komunitas ini bahkan sudah mempunyai catatan sendiri beberapa pelanggaran HAM yang sudah terjadi di Karawang, namun tidak ada penyelesaian kasus secara tuntas. Salah satunya adalah kasus pembantaian yang terjadi di Rawa Gede, Kecamatan Rawa Merta. Kasus ini bahkan sudah masuk ke pengadilan di Belanda, meski belum tuntas hingga saat ini.

Pantauan RMOLJabar, dalam aksi ‘kamisan’ ini mahasiswa nampak memajang dua payung warna hitam dan beberapa poster bertuliskan HAM.

Sumber: RMOLJabar

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *